Showing posts with label Poems/Pantun. Show all posts
Showing posts with label Poems/Pantun. Show all posts

Saturday, October 20, 2007

Koleksi Pantun Raya SMS 1428H

Raya tahun ini saya banyak menerima SMS Raya dari kawan-kawan. Saya telah cuba menjawab setiap satu dengan rangkap-rangkap pantun di bawah. Setiap pantun dikirim kepada individu berlainan mengikut situasi masing-masing.

(untuk seorang kawan KL Boy)
Anak teruna pergi ke pasar,
Ikan bawal dijual Cina.
Sekian lama tingal di bandar,
Tiba syawal raya di mana?

(untuk seorang kawan dari Terengganu beristerikan orang Perlis)
Anak bilis dimakan penyu,
Ikan aya ikan gelama.
Anak Perlis anak Terengganu,
Bila raya balik ke mana?

(untuk seorang kawan yang beraya di Pasir Mas)
Pulau Chenok airnya dalam,
Hantu raya mati lemas.
Walau seronok tinggal di Kemaman,
Sambut raya balik Pasir Mas.

(untuk kawan-kawan yang bekerja di Kertih)
Burung merbok minum teh,
Buaya mati di tepi telaga.
Memang seronok duduk di Kertih,
Raya nanti di kampung juga.

(untuk seorang kawan yang beraya di Batu Pahat)
Baiki rumah paku besi,
Hujan turun paku berkarat.
Ramadhan sudah berlalu pergi,
Tuan berkampung di Batu Pahat?

(untuk kawan-kawan seangkatan yang dah lama tak dengar berita)
Pergi mengail pasang pelita,
Pelita dipasang dalam perahu.
Lama tak dengar khabar berita,
Sibuk memanjang setiap waktu.

Pulau Merbok di tengah lautan,
Lima dara duduk berkawal.
Walau sibuk tugas harian,
Bersama keluarga sambut syawal.

(untuk kawan yang ditugaskan ke Turkmenistan)
Paya Chini di hujung titi,
Paya Pekan di tepi hutan.
Raya ini di KLCC,
Raya depan di Turkmenistan?

(untuk kawan yang akan meninggalkan Bangi)
Paya Chini bersih dan wangi,
Paya Pekan merah airnya.
Raya ini masih di Bangi,
Raya depan hijrah ke mana?

(untuk seorang yang menetap di Ampang, tetapi berasal dari Dungun)
Tanam kurma di tepi hutan,
Buka puasa tercekik timun.
Sekian lama tinggal di Ampang,
Hari raya balik Dungun?

Hantu raya penunggu rumah,
Alarm dipasang lampu dibuka.
Di jalanraya pandu berhemah,
Elak kemalangan selamat tiba.

(untuk seorang yang beraya di Pasir Mas)
Kalau tuan belayar mudik,
Belikan hamba segantang beras.
Dari Kajang hamba balik,
Sambut raya di Pasir Mas.

Saturday, October 28, 2006

Koleksi SMS Raya Saya

(Koleksi SMS Raya yang saya hantar tahun ini. Setiap SMS dihantar kepada orang yang berlainan)

Kalau gelang biar emas,
Hiasan lengan tuan puteri,
Dari Kajang ke Pasir Mas,
Berangkat pulang saya bercuti.

(dihantar kepada seorang yang dikurniakan rezeki yang lebih)
Hisap rokok di pagi raya,
Rokok dibawa dari China,
Pohon maaf terkeji terkata,
Duit raya aku mana?

Kalau gelang biar emas,
Hiasan lengan tuan puteri,
Puteri jelita muda belia,
Dari Kajang ke Pasir Mas,
Berangkat pulang saya bercuti,
Cuti raya sama keluarga.

(dihantar kepada seorang kawan yang bergelar Doktor)
Sakit hati jumpa dukun,
Sakit jantung jumpa doktor,
Sepuluh jari amba susun,
Mohon ampun jika terlanjur.

(dihantar kepada seorang kawan penganut Hindu)
Makan roti sapu kaya,
Makan tosai kuah kari,
Kami sini sambut raya,
I wish you all happy Deepavali.

Dini hari pergi dusun,
Lepas sahur padam pelita,
Sepuluh jari kami susun,
Tangan dihulur duit diminta!

Makan ketupat daun palas,
Enak dimakan bersama-sama,
Ana beraya di Pasir Mas,
Anta pula beraya di mana?

Anyam ketupat tepi sungai,
Daun palas digulung-gulung,
Kalau mandu jangan cuai,
Ingat nahas tidak beruntung.

(dihantar kepada seorang yang bernama Fitri)
Anak kecil makan megi,
Puasa yang yok makan sembunyi,
Berkat mulia aidil fitri,
Semoga Fitri selalu diberkati.

(dihantar kepada seorang yang beraya di Shah Alam)
Tasik Chini banyak garam,
Tapi lautan lagi masin,
Tahun ini raya Shah Alam,
Tahun depan raya di Aberdeen?

(dihantar kepada seorang yang berasal dari Batu Pahat)
Pergi kedai beli gamat,
Beli gamat di kedai pak man,
Tahun ini raya di Batu Pahat,
Tahun depan raya di Oman?

Syawal 1427.

Thursday, April 13, 2006

Pantun Minyak Naik

I got to the office late again
Too many people, I couldn’t board the train
Thought of using my own transport
But fuel price is high I can’t afford

My boss was angry and wanted explanation
Write show-cause letter or he’ll take action
He wants things to change for the better
But how can I do that when everything’s pricier?

The Government announced fuel price hike
Too much subsidy, the Govt don’t like
They want people to change lifestyle
Sure we have to but it’ll take a while

30 cents per liter is highest increase
Never in history had it gone up like this
But who are we to say no?
Perhaps the Opposition, consumer groups and NGO

My teh tarik price will surely go up
It will cost more to enjoy my favourite cup
Mamak stalls association says it has no choice
I want to complain but nobody hears my voice

Transport operators are also complaining
They cannot believe that this is happening
How can they absorb the mounting costs?
They ask,” Who wants to operate at a loss”?

Electricity tariffs are up next
TNB wants approval of the Cabinet
It’s been ages since last revision
But they’ve been making profits by the millions!

Last night the DPM came on TV
To explain to the people why it was necessary
Fuel price is up to reduce subsidy
Haven’t we heard that many times already?

Compared to them, our fuel is still cheap
So we are told by Datuk Seri Najib
But why compare with other countries
Stop blaming our neighbours, pleeez!

Embracing globalisation is the way to go
Open your market so says WTO
Increased efficiency the desired result
Reducing subsidy is a good start

People’s benefit always in mind
The rich, the poor will all be fine
Reduce subsidy to finance projects
But rich contractors get all the contracts!

Many people will feel the pain
Endure it now for long-term gain
I think this trend will be maintained
Until one year before Election

Don’t drive your car to save fuel
Talk to your friends and go on car pool
Or even better just take a bus
Save on toll, less money to PLUS

So next time you take a bus ride
Don’t feel so bad, do it with pride
Less jam, less stress, no worry about toll
That’s very good we’ve all been told

I am a little man with no power
Always saying yes and meant to suffer
What can I do to make a difference?
Don’t give them vote in next Election?

No matter what people say now
They will forget it, you and I know
There will be goodies in Election year
And they will return this government to power!

March 2006

(Streamed out of my mind during a suffocating train journey to work from Kajang to KL Sentral, while staring at the roof, on an unusually crowded coach, nervously wondering whether I would be late)